CRUFFIN

Lupa di mana awalnya saya melihat cruffin ini. Pandangan pertama langsung jatuh cinta dengan bentuknya yang melungker cantik. Apalagi setelah tau cruffin ini ternyata singkatan dari croisant muffin.

Croissant sendiri merupakan roti prancis yang terkenal akan kelezatannya. Aroma butter yang mendominasi akan tercium pada setiap gigitan. Croissant buatan sendiri menurut ku jauh lebih enak dari beli, sayangnya waktu pembuatan roti jenis ini memakan waktu beberapa hari. Resepnya sudah pernah aku tulis disini.

Dari beberapa sumber yang aku baca, Cruffin ini di populerkan Mr. Holmes Bakehouse, dari San Francisco bahkan diceritakan pula resep cruffin dari resto ini pernah dicuri. Dan si pencuri hanya mengambil resep tanpa menyentuh barang-barang lain.

Namun Cruffin sebenarnya diciptakan oleh Lune Croissanterie untuk Everyday Coffee, Melbourne, pada bulan Juli tahun 2013 bersamaan dengan boomingnya Cronut ditahun yang sama.

Penasaran dengan cerita yang aku baca, kemarin aku eksekusi resep dari  blognya ladyandpups.

Walau diresep menipiskan adonan menggunakan mesin penggilling pasta, namun tak menyurutkan langkahku untuk membuatnya.

Entah mungkin karna aku tak meberikan isian rasanya menurutku biasa banget, tidak cocok sampai membuat resep ini dicuri…Atau mungkin pula karna faktor bahan dan komposisi yg berbeda dengan resep aslinya, Entahlah…yang pasti mau nyoba membuat ulang. Never give up.

CRUFFIN
Recipe by: Ladyandpups

Yield: 8 cruffins

Ingredients

  • 150 grams (1 cup + 1 tbsp) bread flour
  • 150 grams (1 cup + 1 tbsp) all-purpose flour
  • 1 1/2 tsp (6 grams) instant dry yeast
  • 1 1/2 tsp (11 grams) salt
  • 130 grams (1/2 cup) luke-warm water + 30 grams (2 tbsp) for adjustment
  • 50 grams (3 1/2 tbsp) unsalted butter, soften and cubed
  • 165 grams (11 1/2 tbsp) unsalted butter, room-temperature

Instructions

  1. 2 hours before starting the dough, leave 165 grams (11 1/2 tbsp) unsalted butter on the counter for it to completely come to room-temperature.
  2. In a stand-mixer bowl with dough-hook (or large bowl with hand-held mixer with dough-hooks), whisk together bread flour, all-purpose flour, instant dry yeast and salt until even. Add 130 grams of luke-warm water (around 95F/35C) and knead on low speed for 3 min. The dough should be slightly shaggy and stiff, but if it has difficulty coming together, add the additional 30 grams (2 tbsp) of water and knead again. Then add 50 grams of cubed, unsalted butter and knead on low speed for 5 min until completely incorporated. Then increase to medium speed and knead for another 10 ~ 15 min until the dough is extremely smooth and elastic. Cover with plastic wrap and let rest for 40 ~ 45 min at room-temperature. It should expand slightly.
  3. Transfer the dough to a lightly floured surface, and divide into 4 equal portions. Work with 1 portion at a time and cover the rest loosely with plastic wrap. Dust the dough with just enough flour so it doesn’t stick, then roll it into 1/3″ (1 cm) thickness. With a pasta machine at its thickest increment, feed the dough through the machine once, then feed it back again but this time, overlap 1 end of the dough over the other and run the seam through the machine so it sticks/connects tightly together. You should have a continuous ring of dough going through the pasta machine like a conveyor belt. This saves you the trouble/time of re-feeding the dough back into the machine after each increment.
  4. Now dust both the inner/outer side of the dough with a bit of flour, then start running the dough through the machine, continuously, until you reach the thinnest increment (should be paper-thin). Gently avoid any crinkling or folding of the dough during this process, laying it neat and flat on the counter. Now cut the dough loose where it’s close to the machine, then run to release the dough from the machine.
  5. The dough will be very long, so you may need to cut it in half, and keep it unfolded and laid flat on the counter. Now with your fingers, gently rub a thin layer of the room-temperature butter (has to be very soft but NOT MELTED) evenly across the dough, extending all the way to the edges. Do this to both sections of the dough if you had to cut it in half. Just keep in mind that this is a 1/4 of the entire dough and you should use up 1/4 of the butter. Once finished, start rolling the dough from one end to the other, as tightly as you can, into a firm log. Place the log on one end of the other buttered section of dough, and roll it up again. Now, cut the log in half length-wise with a floured knife, then with the cut-side facing outward, twirl it into a semi-knot and tuck the ends underneath itself (*do not make them too tight, because they need a bit of room to expand*). Place the knots inside buttered muffin-pan. Repeat the process with the other 3 portions of the doughs and butter.
  6. If you are doing this the day before, you can wrap the entire muffin-pan with plastic wrap and leave it in the fridge at this point. If not, cover the pan loosely with plastic wrap and let proof at room-temperature for 2 ~3 hours until fully doubled in size (it may need a couple hours more if it was chilled before hand). Bake in a preheated oven at 400F/200C, for 25 min until puffed and golden browned (I didn’t bother with egg-wash because they are gonna be dusted with powdered sugar, but you can if you want). Let cool slightly on a cooling-rack, then dust with powdered sugar.

Notes

Strongly recommend measuring the ingredients by weight.

This recipe lands slightly on the savoury note. If you want it to be sweet, reduce the salt to 1/2 tsp, then add 2 tbsp of sugar to the dough-mix. Then instead of powdered sugar, you can roll the cruffins in sugar all around.

 

 

 

 

Iklan

CINNAMON BUN (COLD FERMENTATION)

Logo+KBB+#49+Cinnamon+Buns

Zaman sudah canggih seperti sekarang anak muda yang lagi kasmaran rasanya nyaris tidak pernah lagi mengenal yang namanya surat-suratan.

Jika kangen tinggal angkat handphone pencet nomer yg dituju langsung nyambung. Kalo bokek ya tinggal sms. Gampang semua terasa begitu cepat dan mudah. Bandingkan dengan jaman saya pacaran dulu.  Walau waktu itu telphone  juga sdh ada tapi biayanya cukup mahal. Tau sendirikan yang namanya anak muda lagi kasmaran inginnya berlama-lama mendengar suara pujaan hati.  Supaya kantong nggak jebol  nunggu jam ekonomis berlaku, jika tidak salah ingat dimulai jam 10 malam. Sedang yang nggak punya line telphone dirumah malah ketambahan ngantri di wartel.

Mau lebih murah lagi dan nggak mesti antri, ya lewat kantor poslah…. 🙂 Tapi nunggunya paling cepat 3 hari nyampe itupun pake surat kilat. Yang susah kalo pak posnya ban sepedanya ngembos, ngantar suratnya jadi lelet…hu..hu..hu

Nah nunggu surat cinta dari KBB itu seperti nunggu surat cinta dari sang pujaan. Lama karna datangnya 2 bulan sekali jadi penasaran dan bikin kangen he..he..he..

Begitu terima langsung menyiapkan waktu eksekusi maklumlah saya lagi mau pindahan rumah, takut malah kelupaan. Ngerjainnya pake bread maker maklumlah sambil beberes.

Toping atas saya pilih White fondat glase. Karna nggak punya corn syrup dan gula halus saya pake glukosa dan gula pasir yang saya hangatkan. Baru saya tuangi susu hasilnya jadi terlalu encer dan terlihat bening

15-11-08-19-22-44-671_deco

Cinnamon Buns (Cold Fermentation)

Sumber: Peter Reinhart’s Artisan Breads Every Day

Teknik cold fermentation membutuhkan persiapan adonan & waktu pemanggangan yang berbeda sehingga time management dalam pembuatan cinnamon buns ini sangatlah penting.

Bahan

ALL-PURPOSE SWEET DOUGH

6 1/4 cup (28 oz / 794 g)          unbleached all-purpose flour

2 sdt (0,5 oz / 14 g)                 garam, atau 1 sdm kosher salt kasar

6 sdm (3 oz / 85 g)                  gula

5 sdt (0.55 oz / 15,5 g)            ragi instan

2 cup + 2 sdm (17 oz / 482 g) susu full/low fat hangat kuku (sekitar 95 ° F atau 35 ° C)

1/2 cup (4 oz / 113 g)               minyak sayur atau unsalted butter cair

Parutan kulit dari 1/2 lemon, atau 1 sdm ekstrak lemon, atau 1/2 sdt minyak lemon (opsional)

TOPPING

3 sdm (1,5 oz / 43 g)               kayu manis bubuk

3/4 cup (6 oz / 170 g)               gula

Butter cair atau minyak sayur, untuk mengolesi

1 cup (6 oz / 170 g)                 kismis, atau secukupnya (opsional)

1 cup (5 oz / 142 g)                 walnut atau pecan cincang atau secukupnya (opsional)

CREAM CHEESE FROSTING

4 ons (113 g)                           cream cheese

1/4 cup (2 oz / 56,5 g)              unsalted butter cair

1 cup (3 oz / 85 g)                   gula halus, diayak

1 sdt (0,25 oz / 7 g)                 vanili ekstrak

1/4 sdt (0,25 oz / 7 g)               ekstrak lemon atau ekstrak jeruk, atau

1 sdt (0,25 oz / 7 g) jus lemon atau jus jeruk

Sedikit garam

 

WHITE FONDANT GLAZE

4 cup (12 oz / 340 g)               gula halus, diayak

2 sdm (1,5 oz / 43 g)               light corn syrup (opsional)

1 tsp (0,25 oz / 7 g)                 vanilla, lemon, atau ekstrak jeruk, atau

1 sdm (0,75 oz / 21 g) jus jeruk konsentrat (opsional)

1/2 hingga 3/4 cup (4 – 6 ons / 113-170 g) susu atau air

Langkah:

Langkah awal persiapan adonan

1.      Untuk membuat adonan, campur tepung, garam, dan gula dalam mangkuk. Kocok ragi ke dalam susu hingga larut, lalu tuangkan ke campuran tepung, bersamaan dengan minyak dan lemon. Jika menggunakan mixer, aduk menggunakan paddle attachment kecepatan terendah selama 30 detik s/d 1 menit. Jika pencampuran dengan tangan, gunakan sendok besar dan aduk selama 1 menit. Adonan harus membentuk bola besar.

 

2.      Beralih ke hook attachment, aduk dengan medium-low, atau jika dengan tangan aduk selama 4 menit, sambil ditambahkan tepung atau susu sehingga membentuk adonan bola yang lembut dan agak lengket.

3.      Tingkatkan kecepatan menjadi medium. Aduk selama 2 menit atau tambah aduk lagi selama sekitar 2 menit lagi, sampai adonan sangat lembut, kenyal, tapi tidak lengket.

4.      Pindahkan adonan ke permukaan meja kerja yang ditaburi sedikit tepung dan uleni adonan selama 1 menit, kemudian bentuk menjadi bola.

5.      Pindahkan adonan ke mangkuk besar yang cukup menampung adonan membesar dua kali lipat, olesi permukaan adonan dengan sedikit minyak. Tutup plastik, dan simpan dalam kulkas semalaman atau sampai maksimal 4 hari.

 

 

Langkah saat hari pemanggangan

1.      Keluarkan adonan dari dari kulkas sekitar 3 jam sebelum Anda berencana untuk memanggang. Bagi adonan menjadi dua bagian dan bentuk masing-masing bagian menjadi bola. Tutupi setiap bola dengan mangkuk atau bungkus plastik dan biarkan istirahat selama 20 menit.

 

2.      Taburi permukaan meja kerja dengan sedikit tepung, gulung setiap bola adonan menjadi persegi panjang 12 x 15-inch, gilas mulai dari pusat ke sudut dan kemudian gilas ke bagian luar. Jika adonan mulai menolak atau menyusut kembali, biarkan istirahat selama 1 menit, kemudian lanjutkan menggilas. Ketebalan adonan harus antara 1/4  s/d  1/2 inch.

3.      Buat gula kayu manis dengan mencampur kayu manis bubuk dan gula. Olesi permukaan adonan dengan mentega cair, lalu taburi gula kayu manis di atas permukaannya, sisakan bagian pinggir adonan sepanjang 1/4-inch tanpa gula. Taburi kismis, walnut/pecan cincang di atas permukaannya. Gulung adonan seperti karpet, bergulir dari bagian bawah ke atas, untuk membentuk gulungan ketat.

 

4.      Potong gulungan menjadi irisan setebal 1-inch dan pindahkan ke loyang yang sudah dialasi parchment paper, pisahkan masing gulungan dengan jarak 1 1/2 inch; mereka harus bisa saling bersentuhan ketika adonan mengembang. Olesi tipis permukaan dengan minyak dan tutup longgar dengan plastik, kemudian biarkan mengembang pada suhu kamar selama sekitar 2 jam, sampai adonan mengembang dan roti bersentuhan satu sama lain.

 

5.      Panaskan oven pada suhu 350 ° F (177 ° C) sekitar 15 menit sebelum memanggang.

6.      Panggang selama 10 menit, kemudian putar loyang dan panggang kembali selama 5 – 15 menit, hingga roti coklat keemasan. Sementara itu, buat topping sesuai selera Anda.

7.      Selamat menikmati buns yang sudah diberi glazur !

CREAM CHEESE FROSTING

Campur cream cheese, butter, gula halus dalam mangkuk. Jika menggunakan mixer, gunakan paddle attachment dan campur dengan kecepatan terendah selama 2 menit. Jika pencampuran dengan tangan, aduk selama 2-4 menit. Bahan-bahan harus merata dan halus. Tambahkan vanili, ekstrak lemon, dan garam. Aduk  dengan kecepatan sedang, atau jika dengan tangan aduk selama sekitar 1 menit, hingga bahan membentuk pasta halus. Tingkatkan kecepatan hingga medium-high atau aduk lebih keras selama sekitar 20 detik untuk mengembangkan glazur. Setelah roti didinginkan selama 5 menit, gunakan spatula offset atau pisau meja untuk memberi glazur yang diinginkan. Simpan glazur yang tidak terpakai dalam wadah kedap udara di dalam lemari es;  dapat bertahan hingga 2 minggu.

 

WHITE FONDANT GLAZE

Campur gula halus, corn syrup, dan vanili. Masukkan susu bertahap, cukup untuk membuat glazur kental seperti adonan pancake, atur jumlah cairan maupun gula hingga mencapai kekentalan yamg diinginkan. Glazur kental akan bertahan bentuk, glazur encer akan mudah diolesi. Idealnya glazur jika dari ujung sendok akan membentuk aliran. Buns dapat diglazur setelah didinginkan selama 5menit.

 15-11-08-19-21-30-000_deco

GARLIC ROLL

2015-10-10-12-32-44_deco[1]

Masih ingat ketika masih muda, makan sebanyak apapun berat badan susah nambahnya. Padahal saya doyan banget yg namanya nyemil. Nggak bakalan berhenti memamah biak sebelum keler cemilan kosong. Kalau pun naik juga paling sekilo dua kilo, nggak berapa lama timbangan balik lagi seperti semula.

Menurunkan jauh lebih mudah ketimbang menambah. Padahal saya inginnya nggak terlalu kurus, biar pake baju keliatan ngepas nggak kedodoran seperti orang-orangan sawah.  Biar bisa juga pake dress yang sedikit keliatan lekukan pinggulnya. Jangan lurus aja layaknya penggaris. Gini-gini sayakan juga ingin kelihatan seperti wanita.

Hamil anak pertama berat badan naik cuma 12 kilo. Begitu melahirkan balik lagi ke timbangan semula. Begitu pula dengan kehamilan anak kedua, berat sisa-sisa kehamilan paling lama bertahan cuma setahun.

Sejak tinggal di Bali, mulai deh berat badan bertambah. padahal aktifitas yang dilakukan tetap sama. Setiap saudara  lama tiodak bertemu pasti komentarnya “sekarang gemukkan ya?”

Awalnya seneng , lah kok lama-lama semua baju dan celana berasa sesak terutama bagian tangan dan paha. Coba-coba ditimbang. Astaga sdh menyentuh angka 50 lebih dikit. Hitungan termasuk kategori normal sih tapi dengan tinggi tubuh 154 nyaris over dikit. Nambahnya jg nggak banyak sekitar 6 sampai 7 kg saja. Tapi bawaan dibadan nggak nyaman berasa begah dan sesak. Lagian jadi gampang cape. Nggak kebayang deh kalo sampai over weight.

Mulai 2 minggu yang lalu ambil keputusan berolah raga. Nggak lama-lama paling 30 menit. Sa sempetnya. Kalo sempat pagi ya pagi, jika tidak malam sebelum tidur. Setelah seminggu angka timbangan bukan berkurang malah bertambah. Tepok jidat dah, mulai atur pola makan. Cemilan dikurangi apalagi malam menjelang tidur.

Seperti kali ini berusaha nahan keinginan memamah biak. Biasanya setiap habis bikin kue di malam hari (maklum siang berkutat ditoko). Beberapa potong pasti mendarat dimulut. Apalagi yang namanya roti tau sendirikan biasanya paling enak fresh from the oven.

Namun pengecualian utk Garlic roll ini ternyata tetap enak sampai besok paginya padahal tidak menggunakan telur maupun pengempuk roti.

Resep masih menggunakan resepnya kak Ita masam manis.

Air di resep biar lebih sedap saya ganti dengan susu.

2015-10-10-12-34-06_deco[1]

 

Garlic Roll

Sumber : Azlita masam manis

 

Bahan

3 cup tepung terigu protein tinggi saya pakai tepung cakra

1 cup air hangat, saya ganti pakai susu cair

2 sdm gula pasir

1 sdt garam

2 – 3 sdm olive oil

1/2 bungkus fermipan

 

Bahan olesan

3 sdm butter

1 siung bawang putih cincang halus

2 batang seledri cincang

 

Cara

  1. Campur tepung, gula, fermipan dan susu dalam wadah uleni sampai lembut.
  2. Masukkan olive oi dan garam sambil diuleni dan tercampur rata dan elastis
  3. Biarkan adonan dalam wadah tertutup selama 40-45 menit sampai adonan mengembang 2 kali lipat.
  4. Kempiskan adonan. Bagi menjadi empat bagian
  5. Gilas adonan tipis dan berbentuk persegi panjang.
  6. Oles dengan bahan olesan lalu gulung. Potong menjadi dua. Susun dalam loyang yg sdh dilapisi kertas roti. Biarkan selama 30 menit supaya naik lagi .
  7. Oles dengan kuning telur. ( Karna lagi habis aku skip) Taburi atasnya dengan bubuk lada hitam dan biji wijen.
  8. Panggang lebih kurang 20 sd 25 menit. Begitu roti keluar dari oven olesi lagi dengan butter

 

 

 

 

 

2015-10-10-12-30-38_deco[1]

RAISIN CROISSANT

Doyan bingits sama yang namanya Croissant. Apalagi punyanya Dunkin donuts hualah uenaknya poll. Sumpe bikin ketagihan. Croissantnya renyah ditambah irisan daging ham dan daun selada di makan hangat-hangat bikin mata merem melek. Kalo bisa ngasih 10 jempol aku kasih semuanya. 🙂

Kali ini pengen makan yang agak manis. Sementara lupakan dulu gurihnya croissant Dunkin. Aku bikin croissant isi kismis yang diberi taburan gula kayu manis.

Awalnya dilema  bikin ini soalnya si bapak dan anak nggak doyan kismis. Jadi aku bikin dua versi. Tapi ternyata harumnya butter cucok tuh dengan kayu manis dan kismis. Anakku malah noelin kismisnya.

Resep yang dipake sama dengan yang pernah aku buat dulu

2015-09-11-10-14-28_deco[1]

Raisin Croissant

Bahan
1 Cup air
½ Cup susu cair (pake diamond ijo)
3 ½ cup terigu
5 sdm gula pasir
2 ½ sdt ragi
1 ½ sdt garam
2 sdm mentega
200 gr butter suhu ruangan dipipihkan diplastik. Masukkan dalam Kulkas\

 

Cara
Campur semua bahan kering kecuali garam (karna garam sebenarnya mematikan kerja ragi). Aduk rata
Masukkan mentega uleni lagi.
Ambil kertas roti taburi dengan terigu. Taruh adonan diatasnya tutup dengan serbet bersih. Tutup lagi atasnya dgn plastic wraping.
Masukkan dalam kulkas minimal 1 jam
Keluarkan adonan dari dalam kulkas. Gilas tipis. Taruh Butter diatasnya. Lipat spt amplop, Masukkan lagi dalam kulkas Minimal 1 jam.
Lipat 3 lipatan. Gilas. Masukkan lagi dalam kulkas.
Gilas lipat lagi jadi 3 lipatan. Gilas masukkan dalam kulkas. Setelah 8 jam Gilas
Potong2x menjadi 3x 25 cm. Susun kismis diatasnya Lalu beri taburan gula yg sdh dicampur bubuk kayu manis. Gulung olesi dengan kuning telur panggang lebih kurang selama 20 menit 2015-09-11-09-45-46_deco[1]

CAKUE

2015-06-08-07-49-38_deco

Yóutiáo (燒餅油條) merupakan salah satu makanan dari negri tirai bambu yang menyebar di asia tenggara.

Uniknya jika melihat sejarah terbuatnya kue ini  adalah untuk  melampiaskan kegemasan rakyat pada Qin Hui yaitu perdana menteri zaman dinasti Song dalam sejarah Cina. Ia  dianggap sebagai pengkhianat karena terlibat dalam penganiayaan dan eksekusi Yue Fei , seorang jenderal yang berjuang untuk Song melawan Dinasti Jin.

Wang Xiaoer seorang pedagang pangan di ibukota saat itu melihat kemarahan rakyat pada Qin Hui dan akhirnya mendapat ide. Ia kemudian menggoreng dua adonan tepung yang ia bentuk seperti manusia yang saling memunggungi. Jika digoreng, adonan itu pasti mencuat ke permukaan. Dengan lantang ia berteriak “Dijual Hui Goreng!” (油炸桧 hanyu pinyin: You Zha Hui) Hui mengacu pada Perdana Menteri Qin Hui.  Hal ini menarik banyak orang yang kemudian datang untuk melihat Hui Goreng. Dengan cara itu, penganan ini menyebar dari Lin’an, ibu kota Song Selatan. Namanya pun secara bertahap berubah menjadi Hantu yang digoreng atau terakhir You Tiao.

Dinegara kita You tiau ini dikenal dengan sebutan cakue atau cahkwe seperti dalam dialek bahasa Hokian.

Cakue biasa dimakan sebagai camilan dengan cocolan saus atau bisa juga diiris tipis dicelupkan dalam bubur. Dibeberapa tempat dipake sebagai makanan pendamping minum kopi, susu kedelai maupun wedang kacang tanah.

Penasaran pengen bikin kue ini saya ubek-ubek google dan youtube.

Beberapa menyarankan penggunaan amoniak agar si cakue bisa berongga. Tentu saja amoniak yg digunakan disini yg food grade, bukan untuk tanaman. Ketimbang ribet saya cari amannya aja pake baking powder nggak usah pake amoniak.

2015-06-08-07-51-09_deco

Cakue

sumber Wantanmien

Bahan

200 gr terigu protein sedang

2.5 sdt baking powder

sejumput garam

3 sdm minyak goreng

100 ml air + 2 sdm air

Cara.

  1. Campur semua adonan kering kedalam mangkok

  2. Masukan minyak goreng dan tuangi air sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga kalis

  3. Diamkan adonan selama 45 menit.

  4. uleni adonan sambil dipukul

  5. Masukkan dalam kantung plastik. Diamkan dalam lemari pendingin (saya bikinnya pagi, gorengnya sore)

  6. Diamkan dalam suhu ruangan 45 menit

  7. gilas adonan. potong seukuran ibu jari. Olesi dengan minyak goreng tipis-tipis

  8. Ambil dua adonan. tumpuk jadi satu lalu ambil sumpit tekan tengahnya membentuk garis.

  9. Panaskan minyak. Goreng cakue sambil dibalik-balik

ROTI SARANG LEBAH

2015-06-01-08-32-16_deco_1[1]

Lihat Roti ini  di blognyanya mba Azlita masam manis, lagi-lagi aku tergoda. Tergodanya sdh dari beberapa waktu yang lalu. Kendala di persediaan biji kuaci hijau yg belum ada.

Dapetnya saat beli perenyah kue untung bikin tantang KBB bikin Chesy Almond Crispy di TBK.

2015-05-30-21-52-48_deco

Bahan:

300 gram tepung roti atau tepung high protein atau tepung superfine
200 gram tepung gandum
2 sdm besar susu tepung atau skim milk
2 sdm besar madu
1 biji telur
250 ml susu segar
6 gram yis
40 gram gula
40 gram butter
1 sdm kecil baking powder
2 sdm besar plain yogurt

Cara buat

  1. masukkan semua bahan kedalam bread maker, ikuti arahannya sampai adonan kalis

  2. Biarkan adonan selama 1.5 jam sampai adonan mengembang 2 kali lipat

  3. Kempiskan. uleni sebentar adonan, bagi menjadi ukuran kecil – kecil berkisar 40 gr. Bulatkan adonan satu-satu taruh dalam loyang yg sdh diolesi dengan mentega

  4. Tutup atasnya dengan kain. Biarkan lebih kurang 40 menit

  5. oles permukaan dgn kuning telur. Taburi dengan biji kuaci, wijen dan kenari. Olesi lagi dengan kuning telur agar biji-bijian lbh melekat

  6. Paggang dalam oven panas lbh kurang 20 menit.
    2015-06-01-08-26-16_deco[1]