CRISPY COCONUT OATMEAL COOKIES

Menyambut Natal tahun ini tidak seperti tahun-tahun kemarin. Biasanya diawal bulan Desember pohon Natal dan pernak pernik natal sudah tepasang menghiasi rumah.  Bukan karna gunung Agung yang memang lagi bergolak namun sayanya yang agak kurang bergairah, entah mungkin karna ditinggal si sulung yang meneruskan kuliahnya ke Kanada ditambah suami beberapa kerjaan suami mesti aku ambil alih karna sudah nyaris 2 bulan urat saraf didekat panggulnya terjepit.

Namun beberapa hari yg lalu di group LE Denpasar pada rame-rame beli salah satu merk margarin yg katanya enak karna sdh bercampur butter. Karna penasaran akhirnya beli 2 kg…Dalam hitungan jam setelah margarinnya diterima langsung eksekusi resep.

Karna persediaan Oatmeal, kelapa kering dan choko chip masih ada dirumah pilihan jatuh pada resep ini. Untuk kuenya sendiri rasanya enak namun bau butter yg diharapkan dari mentega dibeli tidak muncul. Seperti pepatah ada harga pasti ada rupa.

CRISPY OATMEAL COCONUT COOKIES

bahan

225 gr margarin

50 gr gula halus

50 gr gula aren

1 btr telur

1 sdm teh bubuk vanily

100 gr terigu

50 gr susu bubuk

1 sdt soda kue

1 sdt baking powder

100 gr kelapa kering

100 gr oatmeal

100 gr choco chip

50 gr kismis

Cara

  1. Timbang ssua bahan kering lalu jadikan satu
  2. Kocok mentega dan gula   masukkan telur kocok sebentar..yg pwnting tercampur.
  3. Masukkan semua bahan kering dan aduk mengunakan spatula.
  4. Ambil sesendok teh adonan taruh diatas loyang yg sdh dialasi kertas roti. Panggang dengan suhu rendah.

  5. Tanda cokies sdh matang bila bawahnya sdh agak kecoklatan dan dipegang kering

  6. Dinginkan lalu simpan dalam toples

 

 

 

Iklan

CREAM BRULEE

 

 

Masih punya Whippy cream sisa bikin chesee cake kemarin sayang bila tidak langsung di gunakan. Maklum masa simpan bahan ini bila sudah di buka tidak lama.Sayang-sayang bahan mahal rusak lalu mendarat di dalam tong sampah.

Cari simple resep nemunya cream brulee. Untuk lapisan caramel atas ada torch peninggal si sulung yg sdh lama di incer maminya he…he…he..

17-12-03-19-10-57-995_deco.jpg

Resep yg kali ini di coba punya mami Anna Olson. Sebagian adonan untuk variasi aku tambahkan bubuk grean tea kesukaan.

Yang polos pake ramekin sedang grean tea manggangnya dalam gelas.

CREAM BRULEE

Bahan

675 ml Whippy cream Anchor

4 bh kuning telur

1 bh telur utuh

100 gr gula

1 sdm pasta vanili

1 sdt grean tea
Cara

  1. Panaskan Whippy Cream dan gula
  2. Dalam wadah terpisah telur dikocok biasa.

  3. Masukkan sebagian Whipy ke dalam telur..aduk rata lalu tuang balik ke dalam Whipy. Aduk rata dan saring.

  4. Tuang dalam gelas panggang dgn metode Au bain Marie

5.Setelah matang taburi gula pasir atasnya lalu bakar dgn torch

SAKURA CHESEE CAKE

Tergelitik dengan foto chesecake yang berhiaskan bunga sakura beberapa tahun yang lalu membuat saya bertekad saat nanti berkunjung ke Jepang membawa oleh oleh bunga cantik ini.

Sayangnya rencana perjalan ke negri sakura tahun ini kami batalkan karna kondisi papa mertua yang bolak balik masuk rumah sakit.  Padahal tiket pesawat sdh kami beli dari tahun kemarin. Namun tidak ada penyesalan.

Ahh…untungnya sahabat baik saya yg berangkat ke sana mau membawakan oleh-oleh bunga sakura. Tradaaaa…akhirnya terwujud juga impian saya.

CHESEECAKE

Bahan

250 gr keju chedar parut

100 ml susu cair

100 gr gula pasir

Sejumput garam

10 gr butter

350 ml Whipy Cream

1 sdm gelatin

50 ml air es

Asinan bunga sakura direndam air utk menghilangkan garam dan rasa asin

Lapisan bawah

100 gr gabin keju

50 gr butter

Cara

  1. Tabur air es dgn gelatin..biarkan larut. Dan di team sebentar

  2. Hancurkan gabin lalu ayak

  3. Lelehkan 50 gr butter campur dalam gabin

  4. Masukkan dalam ring cetakkan…simpan dalam lemari pendingin

  5. Parut keju lelehkan bersama susu , buter dan gula sedikit demi sedikit. masukkan dalam blender bersama Whippy cream dan gelatin.

  6. Tuang keatas gabin. Dinginkan hias dengan bunga sakura.

  7. Atasnya beri lapisan agar.

MANGO STICKY RICE

Musim yang paling di tunggu adalah musim mangga seperti saat ini. Mangga memenuhi setiap toko buah dengan harga yg murah. 

Tiap hari makan mangga rasanya tidak akan bosan  Karna murah dan melimpah jadi pengen nyobain bikin jajan Thailand Mango Sticky Rice yang terkenal.

Pertama kali mencoba saat menjamu teman di salah satu resto terkenal di Bali bulan lalu. Karna sudah pada makan kita ngobrol sambil menyantap makanan ringan. 

Yang prempuan memilih rujak..sedang suami memilih jajan ini. Perkenalan pertama terkesan membosankan,mungkin karna ketannya kurang matang.

Perkenalan kedua saat minggu lalu arisan. Teman bikin sendiri dan bersemangat mengenalkan cita rasa Thailand. Maklumlah temen saya baru pulang liburan dari negara Gajah Putih. Sayangnya si ketan dimasaknnya terlalu asin dan mangga dipotongnya kebesaran dan masih tampak samar samar sisa kulit mangga pada potongan buahnya.

Berbekal rasa penasaran itulah hari ini aku memutuskan membuat sarapan ketan mangga versi aku.

STICKY RICE MANGO

250 gr ketan

500 ml air

1 bks kara kecil

1sdt garam

5 lbr daun pandan

1 sdm wijen di sangrai dgn api kecil

250 ml santan

1 sdm tepung beras

2 lbr daun pandan

Garam
Cara

  1. Cuci beras ketan. Masukkan air, santan, daun pandan dan garam…kukus pake rice cooker
  2. Masak santan dengan tepung beras dan garam

  3. Sajikan ketan diatas piring, siram dengan kuah santan…taburi wijen…beri irisan mangga.

Strawbery Hutan

 

Olah raga pagi di Tegal Lega saat kunjungan ke almarhum mertua di Bandung hitungannya wajib. Jujur sih sebetulnya bukan olah raga, hanya mengelilingi lapangan satu putaran itu pun dengan jalan kaki. Sedang mata tak henti-hentinya memperhatikan pedagang  kaki lima yg menjajakan bermacam-macam dagangan baju, pecah belah, sayur plus makanan yg siap saji.

Satu putaran itu diikuti semangkok tahu hwa, cilok, lontong kari, susu, yoghurt dan kawan2..ibarat sekali dayung 2 tiga pulau terlampaui sehat badan, sehat mata dan perut kenyang ha..ha…ha…

September tahun lalu saat jalan-jalan di sana, ada seorang pedagang buah menjajakan buah merah mirip strawbery yg atasnya bertabur gula halus. Itulah saat pertama aku berkenalan dengan arbei hutan. Rasanya masam manis…diikuti harum samar yg menyeruak dalam setiap gigitannya yang membuat ketagihan.

Mulai dari situ berburu yang namanya pohon arbei. Begitulah saya, pengennya bisa nanam sendiri walau punya lahan hanya sebatas atap toko.

Dari sekian lama perburuan saya masih belum menemukan jawaban. Hingga suatu saat saya coba membeli di salah satu penjual tanaman online eh salah dua ding, karna saya mencoba di dua penjual tanaman. Ah ternyata saya memesan tanaman yang salah…Yang saya pesan strawbery hutan atau nama ilmiahnya Fragia Vesca.mati

Ya sudahlah bersyukur saja dan ditanam walau dari penjual yg pertama tanaman mati di perjalanan.

22528154_133484120734910_7701441492778510271_n.jpg

Sedang tanaman kedua walaupun layu masih ada sedikit tanda kehidupan. Doakan saya berhasil ya…sambil menunggu perburuan si Rubus fraxinifolius atau berebetan berhasil.

 

 

 

 

 

 

 

 


NASI LANGGI

tmp_22319-17-07-11-20-28-17-579_deco585156182

Masa kecil suami banyak dihabiskan bersama neneknya di desa Haurgeulis  Indramayu. Sang nenek jago banget masaknya sampai terima pesan segala entah itu masakkan ataupun kue dan konon menurut cerita suami saya, masakan nenek cukup terkenal dan banyak pengemarnya disana.

Dalam mengolah tiap masakkannya nenek tidak pernah menggunakan alat-alat canggih. Berbutir-butir kelapa diparut dengan tangan. Bahan tepung entah tepung beras maupun tepung  ketan semua di tumbuk dan diayak oleh para pegawainya. Beliau paling pantang menggilingnya di penggilingan setempat karna menurut beliau hasil akhirnya akan beda.

Jujur nggak terbayang oleh saya ribet dan capenya semua-semua diproses sendiri.Lah saya bikin sambel agak banyakan saja untuk konsumsi sendiri saja masih mengandalkan blender.

Dengan alasan repot itulah  nenek berwasiat ke saudara prempuan papa mertua, jangan sampai ada keturunannya yang melanjutkan usaha ini karna capenya ampun-ampun. Makanya tante-tante suami saya tidak ada satupun yang usahanya menerima pesanan.

Masakan nenek yang paling sering diceritakan  nasi Langgi, Ayam Bogana, Kue Moho, Kue cikak asin. Karna dibesarkan dengan tempat tinggal dan budaya yang jauh berbeda, nama masakan tersebut tentu sangat asing ditelinga saya.

Sebagai istri yang baik cie..cie saya searching seperti biasa di internet utk mencari makanan kenangan suami. Dan celakanya tidak semua-semua ada di google. Maklumlah nenek juga sudah almarhum tanpa saya sempat mewarisi keahliannya.

Satu saat teman karib saya yang pernah tinggal di Cirebon posting nasi Langgi komplit dengan sambal irisnya. Langsung japri nodong resep, karna saya tau teman saya ini bukan orang yg pelit ilmu. Sayangnya sambel iris yg teman saya itu berbeda dengan sambel iris kenangan suami saya. Mau tanya mertua, beliau nggak hobi masak jadi percuma. Bertahun-tahun saya hanya mendengarkan cerita tentang kelezatan sambal ini tanpa pernah merasakannya.

Sampai bulan Juni lalu ketika papa mertua saya meninggal dan wasiat terakhirnya minta di makamkan ke desa kelahirannya. Nasi Langgi ini dihidangkan di rumah duka dan suami saya berkata ini mirip dengan punya almarhum nenek.

Ternyata nasi Langgi itu mirip dengan nasi campur, ada perkedel, telur dadar yang diiris, timun, kemangi, daging masak bistik Jawa plus sambal iris yang rasanya memang berbeda dengan resep teman saya.

Kebetulan ada tante, saudara prempuan papa yang hadir. Langsung pasang wajah manis,dan  bertanya dengan suara merdu (gubraks….), segala resep yg ada dalam kenangan masa kecil suami. Maklumlah saya jarang bertemu dengan beliau para tetua-tetua ini.

Karna nggak kuat dengan kedipan mata dan wajah innoncent saya hi…hi….hi…mulailah petunjuk-petunjuk diberikan. Yang ribet langsung catat di Hp karna nggak bawa buku, sedang yg mudah cukup diingat saja.

Beberapa waktu lalu saya sempat eksekusi resep. Seingat saya saat makan nasi langgi ada gurih-gurihnya dikit dari santan. Santan saya masukan sedikit saja dalam aronan nasi. Untuk sambal iris saya pake cabe keriting karna saya sempat tanya dengan tante cabe yg digunakan.

Seperti biasa saat suami mencicipi hidangan saya langsung deh kepo nanya.

“Sudah mirip belum nasi Langginya?”

“Sudah mirip sih tapi masih agak beda, sambel irisnya nggak seperti itu. Cabenya pakai cabe besar dan nggak campur cengek (cabe kecil maksudnya).”

Selesai makan, sambel yg tersisa di ckrek-ckrek suami alias di foto langsung kirim via WA ke tantenya. Ternyata sambalku salah, harusnya pakai cabai besar. Usut punya usut salah karna beda persepsi cabe yg saya maksud dengan yg tante maksud. Hmmm ya sudahlah yang penting aroma mirip cuma rasa sambelku jauh lebih pedas he…he….masih membela diri.

Oh iya untuk nasi sendiri ternyata membuatnya tidak menggunakan santan, tapi hanya menambahkan daun salam dan dibumbui sedikit garam

tmp_16770-P_20170815_080228_vHDR_Auto_11722115892

 

Nasi Langgi

 

Bahan Nasi

Beras

Air

Garam

Daun Salam

 

Bahan Perkedel

1/2 kg kentang kupas lalu goreng

1 btr kuning telur

1 btr putih telur

pala

garam

1 btang daun bawang prei iris

 

Bistik Daging

1 kg Daging

6 siung bawang merah

3 siung bawang putih

kecap manis

pala

1 btr cengkeh

garam

 

Sambal Iris

1 ons cabe merah besar

2 serai ambil dalamnya

1 bh bawang merah

garam

 

Pelengkap

daun kemangi

mentimun

 

Cara

  1. Masak nasi seperti biasa hanya tambahkan daun salam dan sedikit garam
  2. Perkedel: Goreng kentang, ulek sampai halus baru bumbui dgn garam pala dan daun bawang. Masukkan kuning telur. Sisihkan putih telurnya.
  3. Bentuk bulat adonan kentang bulat-bulat. Celupkan dalam adonan putih telur lalu goreng sampai kekuningan
  4. Bistik: haluskan bawang merah, bawang putih dan pala. Tumis bumbu sampai wangi. Masukkan cengkeh. Masukkan daging bumbui dengan kecap. Beri sedikit air rebus sampai daging empuk. Bumbui dengan garam.
  5. Sambal Iris: iria cabe tipis gore ng sebentar pisahkan. Iris serai dan bawang merah. Haluskan lalu tumis sebentar. Campur dengan cabe besar


 

 

 

 

 

 

CORN MILK/ SUSU JAGUNG

tmp_8417-17-07-09-09-30-36-542_deco230432875

Beli jagung 30 biji rencana buat bakar jagung di acara kemping kemarin. Apalah daya setelah di bakar jagung yg saya beli ternyata ketuaan dan nggak cocok di buat jagung bakar. Kerasnya bukan main bisa bikin gigi copot apalagi jenis jagung yang saya beli bukan jagung manis

Teman-teman saya tawari nggak ada yg mau bawa pulang. Dibuang kok ya sayang..alhasil saya membawa lumayan banyak jagung ke rumah.

Mulai deh mutar otak, jagung keras sebanyak itu mau dibuat apa. Yang terpikir awal bikin nasi jagung. Sambil membersihkan dan membuang kulitnya tiba-tiba terlintas bikin susu jagung seperti yg beberapa tahun lalu pernah saya baca di salah satu blog.

Mulai coba hunting resep di pinterest, nggak nemu. Balik lagi nyari pake google ternyata banyak.

Rata-rata resep yang saya baca menggunakan jagung manis. Karna niatnya memanfaatkan sisa jagung yg ada,  saya pakai jagung biasa.

Diawal pembuatan air matang yg digunakan hanya 1.050 cc. Saat susu mulai mendidih tampak agak mengental seperti bubur. Akhirnya saya tambahkan lagi 350 cc air matang.

 

tmp_8417-17-07-09-09-39-35-519_deco728085023

 

CORN MILK

Bahan

6 bh jagung

1400 ml air

1 Cup susu bubuk

Gula sesuai selera

Sejumput garam

1 Bh kayu manis

4 Bh kapulaga india

 

Cara

  1. Pipil Jagung lalu diblender dengan sebagian air dan disaring
  2. Masukkan sari jagung, air, susu, kayu manis, kapulaga, gula dan sedikit garam dalam panci.
  3. Rebus dengan api kecil sambil terus diaduk sampai mendidih
  4. Angkat sajikan hangat

tmp_8417-17-07-09-09-32-11-301_deco1816636091