NASI LANGGI

tmp_22319-17-07-11-20-28-17-579_deco585156182

Masa kecil suami banyak dihabiskan bersama neneknya di desa Haurgeulis  Indramayu. Sang nenek jago banget masaknya sampai terima pesan segala entah itu masakkan ataupun kue dan konon menurut cerita suami saya, masakan nenek cukup terkenal dan banyak pengemarnya disana.

Dalam mengolah tiap masakkannya nenek tidak pernah menggunakan alat-alat canggih. Berbutir-butir kelapa diparut dengan tangan. Bahan tepung entah tepung beras maupun tepung  ketan semua di tumbuk dan diayak oleh para pegawainya. Beliau paling pantang menggilingnya di penggilingan setempat karna menurut beliau hasil akhirnya akan beda.

Jujur nggak terbayang oleh saya ribet dan capenya semua-semua diproses sendiri.Lah saya bikin sambel agak banyakan saja untuk konsumsi sendiri saja masih mengandalkan blender.

Dengan alasan repot itulah  nenek berwasiat ke saudara prempuan papa mertua, jangan sampai ada keturunannya yang melanjutkan usaha ini karna capenya ampun-ampun. Makanya tante-tante suami saya tidak ada satupun yang usahanya menerima pesanan.

Masakan nenek yang paling sering diceritakan  nasi Langgi, Ayam Bogana, Kue Moho, Kue cikak asin. Karna dibesarkan dengan tempat tinggal dan budaya yang jauh berbeda, nama masakan tersebut tentu sangat asing ditelinga saya.

Sebagai istri yang baik cie..cie saya searching seperti biasa di internet utk mencari makanan kenangan suami. Dan celakanya tidak semua-semua ada di google. Maklumlah nenek juga sudah almarhum tanpa saya sempat mewarisi keahliannya.

Satu saat teman karib saya yang pernah tinggal di Cirebon posting nasi Langgi komplit dengan sambal irisnya. Langsung japri nodong resep, karna saya tau teman saya ini bukan orang yg pelit ilmu. Sayangnya sambel iris yg teman saya itu berbeda dengan sambel iris kenangan suami saya. Mau tanya mertua, beliau nggak hobi masak jadi percuma. Bertahun-tahun saya hanya mendengarkan cerita tentang kelezatan sambal ini tanpa pernah merasakannya.

Sampai bulan Juni lalu ketika papa mertua saya meninggal dan wasiat terakhirnya minta di makamkan ke desa kelahirannya. Nasi Langgi ini dihidangkan di rumah duka dan suami saya berkata ini mirip dengan punya almarhum nenek.

Ternyata nasi Langgi itu mirip dengan nasi campur, ada perkedel, telur dadar yang diiris, timun, kemangi, daging masak bistik Jawa plus sambal iris yang rasanya memang berbeda dengan resep teman saya.

Kebetulan ada tante, saudara prempuan papa yang hadir. Langsung pasang wajah manis,dan  bertanya dengan suara merdu (gubraks….), segala resep yg ada dalam kenangan masa kecil suami. Maklumlah saya jarang bertemu dengan beliau para tetua-tetua ini.

Karna nggak kuat dengan kedipan mata dan wajah innoncent saya hi…hi….hi…mulailah petunjuk-petunjuk diberikan. Yang ribet langsung catat di Hp karna nggak bawa buku, sedang yg mudah cukup diingat saja.

Beberapa waktu lalu saya sempat eksekusi resep. Seingat saya saat makan nasi langgi ada gurih-gurihnya dikit dari santan. Santan saya masukan sedikit saja dalam aronan nasi. Untuk sambal iris saya pake cabe keriting karna saya sempat tanya dengan tante cabe yg digunakan.

Seperti biasa saat suami mencicipi hidangan saya langsung deh kepo nanya.

“Sudah mirip belum nasi Langginya?”

“Sudah mirip sih tapi masih agak beda, sambel irisnya nggak seperti itu. Cabenya pakai cabe besar dan nggak campur cengek (cabe kecil maksudnya).”

Selesai makan, sambel yg tersisa di ckrek-ckrek suami alias di foto langsung kirim via WA ke tantenya. Ternyata sambalku salah, harusnya pakai cabai besar. Usut punya usut salah karna beda persepsi cabe yg saya maksud dengan yg tante maksud. Hmmm ya sudahlah yang penting aroma mirip cuma rasa sambelku jauh lebih pedas he…he….masih membela diri.

Oh iya untuk nasi sendiri ternyata membuatnya tidak menggunakan santan, tapi hanya menambahkan daun salam dan dibumbui sedikit garam

tmp_16770-P_20170815_080228_vHDR_Auto_11722115892

 

Nasi Langgi

 

Bahan Nasi

Beras

Air

Garam

Daun Salam

 

Bahan Perkedel

1/2 kg kentang kupas lalu goreng

1 btr kuning telur

1 btr putih telur

pala

garam

1 btang daun bawang prei iris

 

Bistik Daging

1 kg Daging

6 siung bawang merah

3 siung bawang putih

kecap manis

pala

1 btr cengkeh

garam

 

Sambal Iris

1 ons cabe merah besar

2 serai ambil dalamnya

1 bh bawang merah

garam

 

Pelengkap

daun kemangi

mentimun

 

Cara

  1. Masak nasi seperti biasa hanya tambahkan daun salam dan sedikit garam
  2. Perkedel: Goreng kentang, ulek sampai halus baru bumbui dgn garam pala dan daun bawang. Masukkan kuning telur. Sisihkan putih telurnya.
  3. Bentuk bulat adonan kentang bulat-bulat. Celupkan dalam adonan putih telur lalu goreng sampai kekuningan
  4. Bistik: haluskan bawang merah, bawang putih dan pala. Tumis bumbu sampai wangi. Masukkan cengkeh. Masukkan daging bumbui dengan kecap. Beri sedikit air rebus sampai daging empuk. Bumbui dengan garam.
  5. Sambal Iris: iria cabe tipis gore ng sebentar pisahkan. Iris serai dan bawang merah. Haluskan lalu tumis sebentar. Campur dengan cabe besar


 

 

 

 

 

 

Iklan

CORN MILK/ SUSU JAGUNG

tmp_8417-17-07-09-09-30-36-542_deco230432875

Beli jagung 30 biji rencana buat bakar jagung di acara kemping kemarin. Apalah daya setelah di bakar jagung yg saya beli ternyata ketuaan dan nggak cocok di buat jagung bakar. Kerasnya bukan main bisa bikin gigi copot apalagi jenis jagung yang saya beli bukan jagung manis

Teman-teman saya tawari nggak ada yg mau bawa pulang. Dibuang kok ya sayang..alhasil saya membawa lumayan banyak jagung ke rumah.

Mulai deh mutar otak, jagung keras sebanyak itu mau dibuat apa. Yang terpikir awal bikin nasi jagung. Sambil membersihkan dan membuang kulitnya tiba-tiba terlintas bikin susu jagung seperti yg beberapa tahun lalu pernah saya baca di salah satu blog.

Mulai coba hunting resep di pinterest, nggak nemu. Balik lagi nyari pake google ternyata banyak.

Rata-rata resep yang saya baca menggunakan jagung manis. Karna niatnya memanfaatkan sisa jagung yg ada,  saya pakai jagung biasa.

Diawal pembuatan air matang yg digunakan hanya 1.050 cc. Saat susu mulai mendidih tampak agak mengental seperti bubur. Akhirnya saya tambahkan lagi 350 cc air matang.

 

tmp_8417-17-07-09-09-39-35-519_deco728085023

 

CORN MILK

Bahan

6 bh jagung

1400 ml air

1 Cup susu bubuk

Gula sesuai selera

Sejumput garam

1 Bh kayu manis

4 Bh kapulaga india

 

Cara

  1. Pipil Jagung lalu diblender dengan sebagian air dan disaring
  2. Masukkan sari jagung, air, susu, kayu manis, kapulaga, gula dan sedikit garam dalam panci.
  3. Rebus dengan api kecil sambil terus diaduk sampai mendidih
  4. Angkat sajikan hangat

tmp_8417-17-07-09-09-32-11-301_deco1816636091