LEUNCA

Leunca jika dilihat sepintas mirip dengan tekokak atau rimbang. Keduanya memang masih satu keluarga dan masuk kategori terong terongan. Namun tektur dan rasa keduanya sungguh berbeda.

Saya baru tau ketika mertua bawa oncom dari Bandung utk dibuat sambal oncom leunca kesukaan suami…Oncomnya bawa, leuncanya tidak.

Dengan gaya meyakinkan..saya bilang ke mertua bahwa Leunca ada disupermarket. Begitu penyerahan hasil hunting…mertua bilang itu tekokak…

“Loh iya mah …bukannya tekokak dan leunca sama?” Mantu sok tau

Untung mertuaku sabar menjelaskan bahwa Leunca dan tekokak berbeda. Tekokak memiliki kulit yg lbh keras dan ada aromanya. Sedang Leunca kulitnya lebih lembut bila dimasak…Maklum mantu hanya tau gambar Leunca lewat internet.

Beberapa waktu yg lalu temen satu gereja coba menanam leunca. Bibit didapat dari Leunca yg sdh tua. Begitu tumbuh sebagian dia berikan ke saya. Maklum nyari leunca di Bali agak susah plus tau kalo saya penggila tanaman. Walau punya lahan seuprit, semua-semua kalo bisa ditanam.

Sayang tanaman yang diberikan ke saya terkena serangan kutu putih. Hingga pertumbuhannya tidaklah bagus dan agak kerdil. Berbuah namun tidak maksimal, karna jengkel, saya cabut buang.

Dan seperti biasa pohon tua, ranting pemangkasan, limbah dapur saya tumpuk dalam kotak streofom utk dijadikan kompos.

Beberapa bulan kemarin saya mulai melihat tanaman ini nyembul dr balik tutup  streofom…Saya biarkan ternyata tumbuh subur …Lumayan buah yang dihasilkan satu pohon ini cukup lebat hingga bisa saya olah sebagai sambal walau tanpa oncom. Maklumlah nyari oncom di Bali susah pake bingits ya permisah jadi belajar mencukupkan dengan yg ada he…he….

SAMBAL LEUNCA

 

Bahan

5 siung bawang merah

3 siung bawang putih

5 bh cabe keriting

8 bh cabe rawit

1 bh tomat

1/2 sdt terasi

gula merah

garam

penyedap jamur

segenggam leunca yg sdh dibuang tangkai buahnya

Cara

  1. Blender semua bahan kecuali Leunca
  2. Panaskan minyak, lalu tumis bumbu halus hingga wangi
  3. Masukkan Leunca beri sedikit air, bumbu garam, gula dan penyedap jamur
  4. masak hingga sambal agak kering

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s