LONTONG PARIS

DSC02074 copy

Terima surcin KBB sedikit amazing sama judulnya…”Lontong Paris”. Dalam bayangan saya lontong paris itu adonan daging yang diberi bumbu-bumbu khas kota paris dan dipanggang menyerupai lontong. Ternyata merupakan kue kering klasik dari Sulawesi

Jauh dari kesan lontong yang dibungkus dari daun pisang maupun kota Paris. Ya mungkin si pencipta kue melihat bentuk kue lonjong-lonjong menyerupai lontong dan dibaluri caramel plus taburan kacang ala-ala chef dr kota Paris. Maka nama Paris pun disematkan di nama cookies ini.  Malah dibeberapa tempat kue ini sebut kurma Sulawesi walau dalam komposisi bahan sama sekali tidak ditemui tambahan kurma.

Tadinya saya pikir membuat cookies ini gampang. Prosesnya sama seperti pembuatan cookies yang lain, toh saya juga sudah lihat juga prosesnya di Youtube.

Mencampur adonan sampai tahap pemanggangan semua berjalan lancar. Kesulitan dimulai saat membalurkan kacang pada cookies yang sudah dilumuri karamelnya sungguh-sunguh membuat saya berkeringat dan jari jemari saya sedikit melepuh. Benar kata host perlu ketalenan tersendiri dapam mengerjakan PR kali ini

Awalnya setelah gula mulai mejadi karamel dan berserat, saya masukkan beberapa potong kue spt yg di youtube sekaligus lalu saya letakkan pada hamparan kacang cincang dan diaduk. Yang terjadi hasilnya kue menempel satu dengan yang lainnya.

Coba satu-satu dicelupkan ke karamel lalu celup lagi ke kacang cincang, Agak susah menempel jadi saya tekan pake tangan…waduh ternyata karamel masih panas.

DSC02082 copy

Akhirnya saya punya ide menaruh sebagian cincangan kacang dalam wadah kecil. Saya angkat kue yang sudah dicelup kedalam karamel langsung saya gulirkan kue ke atas potongan kacang sambil tempatnya agak digoyang. Ternyata hasilnya mulai terlihat rapi.

Terakhir yang jadi kendala adalah cincang kenari saya sudah habis, sedang cookies yang polosan masih banyak. saya coba pake pumkin seed ternyata enak juga. Sayang nasibnya sama seperti kenari stok saya ternyata terlau sedikit untuk membaluri seluruh kue. Hmmmm untung masih punya wijen putih, coba saya pake ternyata rasanya oke juga….Lagi-lagi nasibnya sama seperti kenari dan pumkin seed habis sebelum waktunya. Buka kulkas coba mencari stok wijen hitam kok nggak ada. Pilihan terakhir  pake Poppie seed kali ini stoknya mencukupi. Walau tampilan tidak secantik yg lain untuk rasa saya suka yang terakhir.

Selesailah PR saya dengan 4 variasi rasa he…he…

Oh ya untuk catatan resep saya hanya menggunakan setengah saja. Karna susu bubuk tidak punya stok margarin saya campur dengan sedikit butter. Sedang untuk karamel, saat semua gula sudah mencair saya beri sedikit air agar ketika karamel sdh mengering cookies tidak menjadi terlalu keras.

DSC02073 copy

Lontong Paris

(Bunda Yusnawati)

Adonan:

250 gram        margarin

200 gr              gula halus

2 bh                 kuning telur

2 sdm              susu bubuk

1 sdm              meizena

Vanili               secukupnya

400-450 gram tepung terigu, ayak

Lapisan Karamel:

Gula pasir

Kacang tanah kupas kulit, sangrai, cincang/haluskan dengan food processor. Letakkan dalam wadah.

Cara:

1.      Kocok margarin dan gula halus hingga pucat tapi tidak terlalu putih. Masukkan kuning telur, kocok. Masukkan tepung terigu, meizena, dan susu bubuk, vanili sedikit demi sedikit. Aduk rata dengan spatula.

2.      Pulung adonan dengan plastik hingga berdiameter sebesar jari. Potong sepanjang 5 cm atau sesuai selera. Panggang 160oC selama 30 menit atau hingga matang. Dinginkan.

Cara membuat lapisan caramel (hari berikutnya):

1.      Lelehan gula pasir beberapa sendok makan dengan api kecil dalam wajan kecil. Biarkan gula meleleh dan berwarna keemasan. Aduk perlahan. Selanjutnya masukkan kue kering satu persatu dan balurkan dengan karamel hingga semua bagian kue tertutup karamel.

2.      Segera gulingkan kue berbalut karamel ke wadah berisi kacang cincang.

3.      Diamkan hingga dingin. Angkat.

4.      Setelah pakai, wajan dibilas dengan air panas hingga bersih. Ulangi pembuatan karamel.

5.      Ulangi pembuatan karamel dan pembaluran kacang.

Lontong Paris

Recook by: me

Adonan:

75 gr                margarin

50 gr                butter

50 gr                gula halus

1 bh                  telur

1/2 sdm           meizena

250 gram        tepung terigu, ayak

Lapisan Karamel:

Gula pasir

sedikit air

Kacang kenari, Pumkin seed  panggang sebentar, cincang/haluskan dengan food processor. Letakkan dalam wadah.

Poopy seed, wijen putih

Cara:

1.      Kocok margarin dan gula halus hingga pucat tapi tidak terlalu putih. Masukkan kuning telur, kocok. Masukkan tepung terigu, meizena, dan susu bubuk, vanili sedikit demi sedikit. Aduk rata dengan spatula.

2.      Masukkan adonan ke dalam plastik. Gilas sehinga ketebalan  7 mm. Masukkan ke dalam kulkas hingga kaku. Lalu potong sepanjang 5 cm atau sesuai selera. Panggang 160oC selama 30 menit atau hingga matang. Dinginkan.

Cara membuat lapisan caramel (hari berikutnya):

1.      Lelehan gula pasir beberapa sendok makan dengan api kecil dalam wajan kecil.  Biarkan gula meleleh dan berwarna keemasan. Aduk perlahan.Beri sedikit air masak lagi sambil muncul banyak gelembung kecil. Selanjutnya masukkan kue kering satu persatu dan balurkan dengan karamel hingga semua bagian kue tertutup karamel.

2.      Segera gulingkan kue berbalut karamel ke wadah kecil yang berisi kacang cincang.

3.      Diamkan hingga dingin. Angkat.

  DSC02076

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s