Selada Butterhead

selada buterhead

Hitungannya saya tidak bisa disebut kekinian dalam bertanam hidroponik. Jauh ketinggalan banget .

Liat teman-teman bertanam hidroponik dari beberapa tahun lalu berseliweran di medsos, hati ingin mencoba tapi gagal faham. Coba ngulik-ngulik lewat internet juga masih ora mudeng, maklum saya termasuk orang yang lelet dalam memahami sesuatu lewat bacaan.Yang saya tau bertanam hidroponik itu bertanam dengan menggunakan media air wes itu tok. Mesti lihat dan praktek langsung baru “ngeh”.

Sampai saya satu hari berkunjung ketempat teman. Cerita punya cerita akhirnya dia tau saya suka bertanam. Dia bilang anak temannya lagi mau ngadain kursus tentang hidroponik. Walah pucuk dicinta ulampun tiba…ini yang saya tunggu-tunggu dari dulu. Nggak pake pikir 2 kali saya langsung minta tolong didaftarkan.

Biayanya cukup murah dibandingkan kursus hidroponik lainnya, masih dapet starter kit bertanam pula yang isinya netpot, kain flanel, rockwool sebagai media semai, pupuk A & B plus biji sawi, selada dan kangkung.

Sesi awal dijelaskan apa itu hidroponik, sejarah dan metode-metode apa saja yang digunakan. Baru setelah itu kita masuk ke sesi praktek penyemaian bibitnya.

Namanya juga starter kid otomatis rockwoolnya limited edition.Jadi benar-benar saya pikirkan semaian awal ini mau saya tanam apa. Saya milih nyemai sawi dan selada, karna nanam kangkung sudah pernah walau numbuh dari batang sisa limbah dapur yang mau dijadiin kompos.

Nggak pake lama ternyata dalam sehari biji semaian saya sudah pecah kulit dan menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Menurut mentor setelah mempunyai 4 daun baru bisa dipindahkan ke media hidroponik.Sampai saat itu tiba media hidroponik saya belum ada. Daripada almarhum, saya tanam dulu ke media tanah biasa

Dari 5 bibit selada yang ditanam ternyata hidup semua. Bibitnya sepertinya unggulan cause media yang saya pake ala kadarnya.

Pertama sempat bingung ini jenis selada apa? Semangat googling ternyata jenis buterhead yg memang hidupnya jauh lbh bandel dari teman sejenisnya.

Perawatan selama 1 bulan ini cukup siram pagi dan sore sampai media basah.

Semai awal tanggal 5 Desember. Foto ini diambil 11 Januari 2016. Mestinya sdh bisa dipanen karna dari referensi yang saya baca 30 hari setelah masa semai. Ini di eman-eman karna cantik, pengen tau sampai seladanya berbunga dan menghasilkan bibit baru.

Wish me Luck ya…. 🙂

 

 

selada buterhead3

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s