KASTENGEL

Kastengel

We wih u Mary Christmas

We wih u Mary Christmas

Lagu itu bergema hampir di setiap mall yang saya kunjungi. Namanya juga memasuki bulan Desember dimana suasana natal langsung terasa.

Sementara persiapan saya baru sampai memasang Chrismas tree.

Bikin kuenya belum  sempet maklumlah barusan pindahan. Oven sudah dianggurin berminggu-minggu sampai kemarin di sela waktu saya mempersiapkan potluck yg akan di bawa ke acara natalan bersama glem kecil, kue natal pertama saya ditahun ini akhirnya  terpanggang juga.

Dimulai dengan kue kesukaan saya Kastengel. Biar kata ini termasuk kue jadul, saya teramat-amat suka dengan aroma chesynya yang selalu mengoda. Bayangkan saya bisa menghabiskan cookies ini satu toples sendiri. Sekarang sudah insaf sih selain sadar faktor umur ada sadar ada bahaya kolestrol yang mengintai di setiap gigitannya…Yah sehari satu batang masih di toleransi kali ya, toh setahun cuma sekali ha…ha…ha… tetep ada alasan. 😛

Persiapan  sudah beberapa hari sebelumnya. Start dengan menuakan dulu keju edam dikulkas. Keju diparut,  lalu dibiarkan terbuka dalam kulkas sehingga agak kering. Prosesnya memakan waktu sekitar 2 hari. Kali ini saya coba pake keju apel, itu loh keju chedar yang dibalut dengan lilin yang berwarna merah ternyata hasilnya memang top markotop

Untuk menghasilkan kastangel yang renyah namun tidak hancur, butter dicampur dengan margarin dengan perbandingan 1:1. Di tambah dengan mengurangi kontak adonan dengan tangan seminimal mungkin.

Kastengel 2

KASTANGEL

 

Bahan:

300 gr campuran butter dan margarin (150 gr butter pake Elle + 150 gr blue band)

300 gr keju edam parut

300 gr terigu rendah protein

1 sdm maizena

1 buah kuning telur utk olesan

 

Cara

Kocok buter dan margarin sebentar lebih kurang 2 menit jangan terlalu lama cukup sampai margain dan buter tercampur

Campurkan keju aduk rata .

Masukkan terigu dan tepung maizena sedikit demi sedikit hingga tepung habis. Hindari memasukkan sekaligus terigunya.

Setelah rata masukkan adonan ke dalam plastik lalu gilas setebal 1 cm.

masukkan di freser sampai adonan kaku.

Keluarkan potong kotak-kotak olesi dengan kuning telur

panggang selama 30 s/d 1 jam dengan api kecil. Setiap 15 menit putar posisi loyang dalam oven biar hasilnya lebih merata.

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s