BUBUR AYAM

daripada sakit hati
lebih baik sakit gigi ini
biar tak mengapa

Taukan sepenggal lagu dari penyanyi dangdut Meggy Z yang terkenal itu.

Namun suami saya tak sependapat dgn lagu ini, jika disuruh milih maka dia akan memilih sakit hati ketimbang sakit gigi walau penderitaannya sama, susah makan, susah tidur. Menurut dia sakit hati masih bisa di obati diri sendiri dengan memberikan pengampunan, sedang sakit gigi butuh bantuan orang lain buat mengobatinya.

Maklumlah sudah tiga hari ini pipi suami tercinta bengkak gara-gara sakit gigi. Bahkan malam kemarin baru bisa terlelap di pukul 4 subuh. Yang bikin nggak tega baru tidur sebentar dia harus  terbangun karna mendengar klontang – klonteng aktivitas istrinya didapur,  lalu lanjut nganter si kecil sekolah plus mesti jaga toko pula karna karyawan yg biasa bantu di tokonya dia sementara bantu beres-beres di toko saya.

Selama si aa sakit gigi, rumah terasa sepi. Biasanya ada aja ulah usilnya yg becandain saya atau anak-anak, kali ini sibuk dengan gadgetnya. Seperti orang lagi berantem, saya di kamar dia diruang tamu.

Karna susah ngunyah makanan beberapa hari ini pula si Aa beli bubur diluaran mulu. Akhirnya tadi pagi saya buatkan bubur ayam komplit dengan cakue buatan sendiri. Resep cakue sudah saya pernah posting disini.

DSC01686

Sedang bubur ayam resepnya hasil tanya-tanya suami sama istri mantan atasan saya dulu yang jago masak. Maklumlah bubur buatan istrinya dulu nggak pernah bisa enak padahal dia doyan sekali dengan yg namanya bubur ayam. Jauh-jauh pulang ke Bandung cuma buat menikmati semangkuk bubur.

Akhirnya suami yg nggak bisa masak belajar cara buatnya. Kali ini saya praktekin juga sesuai dengan pengamatan saya saat suami buat bubur. Ternyata kuncinya beras di goreng dulu bersama bawang putih dan jahe sebelum di masukin kaldu. Sedang dulu kalo saya bikin bubur ayam pake cara simple. Nasi yg nggak habis, saya tuangi kaldu baru ditambahin bumbu. Hasilnya ternyata memang beda. Yang ini menuai pujian mertua, sedang suami makannya nambah.

Bubur Ayam

Bahan:

1 gelas beras

2 gelas air

2 gelas kaldu ayam

2 gelas kaldu ayam lagi

3 siung bawang putih

1 iris jahe di geprek

1 sdm minyak wijen

1 Buah dada ayam cincang

Bahan tambahan

DSC01689irisan seledri

irisan daun bawang

tong chai

bawang goreng

merica

minyak wijen

irisan cakue

Cara

  • Tumis jahe dan bawang putih dengan minyak wijen sampai harum
  • Masukkan beras yg sudah di cuci lalu ongseng sampai biji beras berwarna bening
  • Tuangi dengan air sampai airnya habis
  • Pindah dalam rice cooker masak bersama dada ayam cincang dan tuangi kaldu lagi sampai beras menjadi lembut. Jika masih dirasa kurang bisa ditambahkan air kaldu lagi.
  • Bumbui dengan garam dan sedikit penyedap jamur
  • Cara penyajian. Ambil bubur tuang dalam mangkok bumbui dengan merica dan 1/2 sdt minyak wijen
  • Taburi dengan bawang goreng, tonchai, daun seledri dan daun bawang
  • Sajikan bersama cakue.

DSC01688

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s