BIWA FRUIT/ BUAH PIPA

Saya mah apa atuh dibawakan bawakan oleh-oleh bibit tananam aja sudah senengnya minta ampyun. Terutama untuk tanaman yang belum saya kenal.

Beberapa bulan yang lalu saya dioleh-olehin mami buah berwarna kuning kalo dilihat spintas mirip buah sawo tapi ukurannya lebih kecil dan berkulit tipis spt buah buah plum.

Rasanya sendiri  menurut saya tidak terlalu mengesankan. Mirip-mirip plum, kesemek plus mangga dgn rasa manis dan asam yg samar. Dibawain hanya 2 buah.

Karna kemarin si buah kelupaan saya foto ini fotonya saya ambil lewat mbah google ya…sumbernya disini

Nyebutnya buah Pipa, penasaran searching sendiri di internet nggak nemu, maklum pelafalan kata-kata dalam bahasa China nggak sama dengan penulisan huruf latin. Satu-satunya cara memecahkan mistery buah ini bertanya sama babe minta dicarikan dalam tulisan kanjinya. Ternyata nemu nama buah ini buah Biwa, yang bikin kaget lagi ternyata buah ini sdh dibudidayakan di Indonesia, tepatnya ini Sumatera Utara. Disalah satu web yg saya baca Sumatera Utara memiliki kebun tanaman Biwa (Loquat) yang terluas di Indonesia bahkan  di Asia Tenggara,  kesemuanya berada di Taman Simalem Resort, Tanah Karo. Kebun  seluas 5 Ha ditanami dengan biwa dengan 1.722 populasi pohon.    Tanaman Biwa ini sebenarnya sudah tidak asing bagi masyarakat di Kabupaten Karo karena  banyak penduduk menanam tanaman biwa di halaman rumah. Itulah mengapa buah ini disebut juga sebagai anggur Karo.

Dari beberapa biji yang didapat dari buahnya langsung saya sebar ke pot. Ada yang saya tanam dipot terpisah ada beberapa yg saya gabung dengan tanaman seledri.Maklum lahan dan tempat terbatas 🙂

Berkecambahnya biji seukuran  biji pala memakan proses beberapa minggu.

2015-05-29-10-10-26_deco[1]

Dari semua yg disebar hampir semuanya tumbuh, cuma apakah sampai bisa berbuah saya sendiri belum tau. Kenapa saya mau nanemnya, selain buah ini termasuk buah langka harganya lumayan mahal. Harga per kilo gramnya kisaran Rp 80.000 s/d Rp 100.000,-.Mau setia menunggu laporan nasib pohon saya ini sampai berbuah boleh juga. Tapi sabar, karna pohon ini   berbuahnya sekitar 8 th itupun jika saya berhasil he..he…he…

 

Saya kulik sedikit tentang si buah Biwa  (loquat) atau nama latinnya Eriobotrya Japonica adalah tanaman buah dari keluarga Rosaceae, yang berasal dari dataran tinggi China. Menurut sejarah, tanaman ini  telah diperkenalkan ke Jepang lebih dari 1000 tahun yang lalu.  Tanaman Biwa ini sangat cocok tumbuh di daerah dataran tinggi .  Hingga kini Jepang  merupakan negara produsen terbesar dari buah biwa ini.

Daging buah biwa banyak mengandung asam sitrat, karoten, vitamin A yang baik untuk kesehatan mata,  vitamin B dan C. Buah biwa rendah kalori dan tinggi serat yang dapat melindungi membran di usus  dari serangan penyakit kanker. Buah ini juga mengandung potasium yang baik untuk mengontrol tekanan darah tinggi dan detak jantung, zat tembaga dan besi yang dapat membantu pembentukan sel darah merah.

Khasiat lainnya, buah ini juga  merupakan bahan baku utama dalam obat batuk tradisonal China Pipa Gao, yang sering digunakan untuk meredakan batuk dan membantu sistem pernafasan serta pencernaan.

Di Jepang, daun loquat dikeringkan untuk membuat minuman ringan yang dikenal sebagai biwa cha dengan menyeduh mereka menggunakan tradisional Jepang senjiru metode. Biwa cha diadakan untuk mempercantik kulit dan menyembuhkan kondisi kulit inflamasi seperti psoriasis dan eksim dan menyembuhkan kondisi pernafasan kronis seperti sebagai bronkitis

2015-05-29-10-11-31_deco[1] Ini tanaman saya usianya sdh sekitar 1 bulan

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s