UDANG MASAK KECOMBRANG

Salah satu requstan anak utk syukuran ulang tahunnya cumi masak kecombrang. Karna masak cumi sedit lebih tricky, salah-salah masak bisa jadi karet cumi. Saya bilang sama si kecil supaya cuminya diganti udang aja, untungnya dia mau.

Jpeg Baca lebih lanjut

Iklan

GENOISE CAKE

logo anggota kbb480Logo Lulus KBB-42-Genoise Cake

Buat saya sebenarnya ini tantangan KBB kedua yg saya lakukan setelah berhasil membuat kurtoskolaks, tapi yg pertama boleh dianggap tidak sah karna saya hunting resep dari tempat lain…He..he…he….

Okelah anggap saja ini eksekusi perdana KBB saya GENOISE CAKE.

Genoise, adalah jenis kue tradisional Italia yang namanya diambil dari sebuah kota di Italia, Genoa. Cake ini banyak dipakai dalam kuliner negara Perancis dan Italia. Genoise dan turunannya banyak ditemui dalam pastry dua negara tersebut.
Genoise  adalah jenis sponge cake atau foam cake yang bersifat ringan, sedikit beremah dan agak kering. Dalam proses pembuatannya genoise tidak menggunakan pengembang seperti baking soda/baking powder dan juga mengandung sedikit fat. Komponen utamanya adalah telur, gula dan tepung, namun kadang ada yang menambahkan sedikit fat (butter /clarified butter sebagai flavor).
Pengembangan /volume cake mengandalkan dari kualitas kocokan telur dan gula. Ini yang membedakan genoise dengan sponge cake Amerika. Untuk mendapatkan volume cake yang tinggi, gula dan telur perlu dihangatkan, yaitu mengocok gula dan telur di atas panci yang berisi air panas (bain marie).
Baca resep sepertinya mudah, tapi yg terjadi saya harus sampai mengulang 3 x untuk kue ini, Gubraks…… Cape booo, untung dipercobaan ketiga berhasil.
Kegagalan pertama disebabkan keasyikkan memecahkan telur yg mana mestinya putih telur yg dipake hanya 3 saya masukkannya semuanya . Baru sadar setelah mencampurkan kuning telur. Tadinya saya pikir ya sutralah sama saja, loh pas menuang kedalam loyang ada campuran tepung terigu yg tidak rata alhasil kuenya mengembang tidak sempurna.
Ok saya buat ulang lagi, persediaan telur masih ada. Resep diplototin bener2x step by stepnya diikuti dengan seksama tapi kali ini ngaduk tepungnya karna takut nggak rata seperti yg pertama terigu saya aduk menggunakan mixer . Yang terjadi adalah adonan telurnya langsung turun. Coba-coba dioven siapa tau  setelah dipanggang kue akan naik tapi kenyataan tidak sesuai harapan malah lebih parah dari yg pertama.:( Hua…….ngulang lagi kalo enggak besok anakku nggak ada kue ulang tahun. Baru sadar penyebab mengapa adonan langsung turun ketika dimasukan tepung dan dikocok pake mixer padahal cara ini berhasil saat bikin blackforest.  Ini dikarna adonan genoise nggak menambahkan pengembang sama sekali
Jpeg
Mau nggak mau ke warung dekat rumah cause stok telur habis. Setelah 2x gagal kali ini buatnya extra hati-hati. Ngaduk tepungnya pelan-pelan penuh perasaan dan doa. Selama dioven bentar-bentar ditengok sambil mulut komat kamit. 30 menit berlalu. Tradada……..kue berhasil.
Jpeg
Resep Genoise Cake
Genoise Cake
sumber: Emma Isti
I. Chocolate Genoise
Bahan :
3 putih telur
6 kuning telur
115 gr gula kastor
40 gr terigu
40 gr coklat bubuk
50 gr mentega leleh hangat
1 sdt vanilla ekstrak
II. FILLING/FROSTING
White chocolate cheese frosting
Bahan :
200 gr white chocolate
200 gr cream cheese
250 gr mascarpone cheese
100 gr mentega tawar
100-125 gr icing sugar
1 sdt vanilla
75 gr coklat pekat parut bekukan sebentar*
75 gr Strawberry potong kecil/slice*
Caramel syrup
100-125 ml air hangat
100 gr gula pasir
Perasa kopi*
4 sdt kopi instant
2 sdm air hangat
III. GARNISH
Sabuk coklat/Lace chocolate wraps:
200 gr coklat pekat (dark chocolate)/white chocolate
Paper cone/plastic piping
100 gr Fresh strawberry
Chocolate curl/cigarette
  1. Panaskan oven 180 C. siapkan loyang bulat ukuran 20 -22 cm, olesi minyak/mentega, alasi bagian bawahnya dgn kertas roti/anti lengket.
  2. Campur terigu dan coklat bubuk ayak 2-3 kali, sisihkan
  3. Lelehkan mentega hingga terlihat minyak bening agak sedikit kecoklatan dengan endapan dibawah, saring dan sisihkan.
  4. Panaskan air hingga mendidih, kecilkan api dan jaga air tetap panas, gunakan panci yang sedkit lebih kecil dari wadah kocokan telur.
  5. Putih dan kuning telur dipisah. masukan putih telur kocok hingga berbuih, tambahkan gula sedikit demi sedikit sampai gula habis dan larut, kocok dengan kecepatan tinggi hingga soft peak. Masukan kuning telur satu persatu, dan lanjutkan ke tahap 6-10
  6. Pindahkan dari panci bain marie tadi, kemudian lanjutkan mengocok dengan kecepatan tinggi hingga putih dan kental (jika diangkat tidak mudah meluncur/sudah berjejak seperti pita), kemudian turunkan kecepatan kocok kembali kurang lebih 3 menit .
  7. Masukan campuran terigu dan bubuk coklat bertahap 2-3 kali, aduk rata,
  8. Ambil sedikit adonan ,campur dengan mentega yang sudah dilelehkan kemudian aduk rata dan campurkan kembali ke dalam adonan . Aduk dan pastikan hingga semua tercampur rata.
  9. Tuang ke dalam loyang, bake selama 25-30 menit hingga permukaannya kecoklatan dan bagian kue pinggir mulai lepas.
  10. Keluarkan dari oven, balikkan loyang dan dinginkan sebentar. Lepaskan kue dari loyang dengan bantuan pisau mengelilingi sisi loyang kemudian lepaskan juga kertas pada bagian bawah kue.

GENOISE

FILLING
  1. Lelehkan coklat putih, sisihkan
  2. Kocok cream cheese dan mentega (dalam keadaan lunak/lembek)
  3. Tambahkan coklat leleh, gula halus, keju mascarpone dan vanilla ,kocok terus hingga tercampur rata dan creamy.
Caramel syrup:
  1. Panaskan panci, kemudian masukan gula, biarkan gula larut kemudian aduk hingga semua larut dan berwarna kecoklatan. Angkat panci dari api, tuang air panas perlahan, hati2 saat menuangkan air. Kemudian aduk rata dan panaskan kembali hingga semua gula larut , tidak ada gula yang menggumpal, tambahkan vanilla.
Sabuk Coklat/Lace Chocolate Wrap
  1. Potong coklat kecil-kecil, tim dan aduk sesekali hingga semua coklat leleh.
  2. Siapkan mika ring cake atau parchment paper, ukuran disesuaikan dengan keliling dan tinggi cake, lebihkan 2 cm untuk keliling cake dan 1cm untuk tingginya. Panjang sabuk kira-kira 65 cm untuk loyang 20 dan 72 cm untuk loyang 22. Tinggi sabuk disesuaikan dengan tinggi cake hasil masing-masing.
  3. Siapkan pola lace, atau langsung gambar pada parchment paper, dibagian yang tidak licin.
  4. Tuang coklat leleh dalam paper cone atau piping plastic, gunting sedikit ujungnya.
  5. Bila menggunakan mika plastik, gunakan double tape untuk lekatkan pola pada plastik. Sedangkan untuk parchment paper, gunakan sisi yang licin atau yang tidak digambar.
  6. Aplikasikan coklat sesuai pola. Agar hasilnya cantik, tebalkan karakter gambar yang akan ditonjolkan terlebih dahulu, kemudian rekatkan dengan garis lurus, lengkung sebagai penghubung. Seluruh garis dan bentuk gambar harus saling terkait, agar sabuk tidak mudah patah.
  7. Saat setengah set, tempelkan sabuk coklat disekeliling cake. Pastikan semua tertempel pada dinding cake
Assemble Cake
  1. Potong genoise menjadi 2 lapisan. Timbang cheese frosting @ 250 gr untuk filling.
  2. Masukan 1 lapisan genoise ke dalam cake ring (bisa juga spring form), perciki dengan karamel sirup, jika suka aroma kopi bisa tambahkan kopi yang sudah dilarutkan dengan air.
  3. Tambahkan frosting tadi pada lapisan genoise ratakan dengan spatula atau spuit dengan piping bag. Taburi dengan coklat parut yang sudah dibekukan atau potongan strawberry (sesuai selera).
  4. Tutup dengan lapisan genoise kembali, dinginkan 30 menit agar frosting lebih kokoh.
  5. Lepaskan ring, tutup semua permukaan kue dengan sisa frosting. Ini juga bisa dilakukan bertahap, oleskan tipis seluruh cake. Dinginkan kembali kira-kira 10 menit, kemudian oleskan kembali hingga seluruh cake tertutup merata dengan frosting.
  6. Tempelkan sabuk coklat yang sudah setengah ngeset, mengelilingi cakes sampai batas titik awal sabuk ditempelkan. Biarkan sisa kelebihan wrap terlepas, agar mudah melepaskan coklat nantinya.
  7. Spuit keliling pinggir permukaan kue dengan sisa frosting. Taburi coklat serut/chocolate cigarette/curl atau sebagian buah strawberry yang dicelup dengan coklat
  8. Dinginkan, kemudian lepaskan kertas/plastik sabuk coklat dengan hati-hati. Potong dengan pisau panas sisa sabuk coklat yang menempel menutupi kertas/plastik sabuk saat pertama di tempelkan. Jika kertas/plastic sudah terlepas, tutup bagian coklat yang terkelupas atau rusak dengan coklat cair.
  9. Lepaskan cake dari ring/spring form bila menggunakan , chocolate genoise with cheese frosting siap dinikmati.
Catatan :
  1. Gunakan tepung protein rendah, cookies & cake flour (di Indonesia kunci biru salah satunya)
  2. Gunakan coklat yang sudah diproses (Dutch processed cocoa), jika menggunakan natural cocoa powder, sebaiknya dilarutkan dengan air hangat dan dicampurkan dengan mentega leleh, baru kemudian di campur ke dalam adonan.
  3. Untuk menghindari penggumpalan, sebaiknya bubuk kakao dan tepung diayak beberapa kali.
  4. Dalam panci bain marie didihkan air kemudian kecilkan api dan jaga air tetap panas walau tidak harus mendidih lagi.
  5. Bila tidak ada gula kastor, bisa digantikan dengan gula pasir biasa.
  6. Untuk Frosting, cream cheese dan mentega sebaiknya dalam agak lunak.
  7. Jika mascarpone sulit didapat, bisa dipakai cream cheese seluruhnya.
  8. Gunakan Baloon Whisk /spatula /scraper yang besar agar lebih merata dan mempercepat proses pengadukan, sehingga adonan tidak banyak turun karena terlalu lama proses pengadukan.
  9. Cake ring / spring form cake saat pelapisan cake dengan frosting dipakai untuk memudahkan dan menghasilkan lapisan yang rapi saja, jika tidak ada bisa diabaikan.
  10. Untuk membuat sabuk coklat, diperlukan area yang luas, jika tempat tidak memungkinkan plastik mika/parchment paper bisa dibagi 2 sebelum di gambarkan pola lace dengan coklat.Jpeg

SRIKAYA MERAH

Jpeg

Sebelumnya belum pernah dengar sarikaya merah. Baru ngeh ketika si mami tercinta dapet bibitnya dari temen ade. Temen si ade dapet waktu dia makan sarikaya ini di Singapura trus bijinya disimpan kemudian ditanam setelah balik ke Indonesia dan berhasil.

Yang paling enak ya saya..mami namem lebih kurang 2 tahun ketika mami pindahan rumah srikaya ini nggak bisa ke angkut. Dengan sukarelalah saya siap menampungnya 🙂

Dari sekian banyak pohon yg berhasil dibibitkan si mami tercinta saya ngambilnya cuman 2  aja, nggak mau kemaruk lagian rumah saya lahannya juga terbatas jadi saya harus tau diri dong.

Jpeg Jpeg

Awalnya naruh dihalaman depan rumah. Yang kebagian tugas nyiram tanaman depan si bontot. Disiramnya mah asal kadang kena air kadang enggak 😦  banyakkan enggak. Satu-satu daunnya mulai menguning dan berguguran. Alamak jika dibiarkan bisa mati, timbang repot ngomel saya angkut aja ke halaman belakang. Saya pindah pot dan tanahnya saya campur dengan sebagian humus dan kotoran kambing.

Nggak nyampai juga satu minggu daun-daun baru mulai bertunas. Nggak lama berselang diikuti keluarnya bunga. Awalnya udah senang. tp ternyata satu persatu bunganya setelah mekar, menghitam lalu gugur.

Apa yg salah ya. Coba gogling di internet cari cara spy bunganya bisa berhasil dibuahi dan menghasilkan buah tentunya. Oh ternyata bila sipohon srikaya sudah mengeluarkan bunga tidak boleh sampai kekeringan. Siram pagi dan sore tapi setelah diterapkan kok ya masih gugur juga. Akhirnya saya  coba tehnik potong bunga seperti yg disarankan salah satu blog (maaf saya lupa sumbernya, karna kebanyakkan yg dibaca). Hal ini dilakukan karna membuat waktu putik dibuahi lebih panjang. ‘Sebenarnya putik sudah matang ketika bunga masih kuncup, tapi belum bisa dibuahi karena benangsari belum matang. Ternyata berhasil, sayangnya tehnik ini saya ketahui belakangan.

Sekarang dua pohon srikayaku walaupun tingginya kurang dari satu meter sdh berbuah, walaupun tidak banyak. Yang 1 baru satu sedang pohon yg lainnya sdh mengahasilkan 4 buah.

Hari minggu kemarin ketika siram-siram halaman belakang ketika ditengok si sarikaya ternyata sudah matang. sayangnya cuma ada 1. Supaya semua bisa ngicip panen perdana, satu buah dibagi 4, suami dan mertua kebagian sedang punya saya masih saya bagi lagi keanak-anak. Rasanya jangan ditanya, uenak dan manissss banget seperti yg nanemnya…. Jangan bilang saya narsis karna yg nanem phan mami sedang saya hanya meneruskan perawatannya he…he….

Buat catatan pohon ini pindah kerumah saya awal Mei, tahun ini. Ternyata nanem srikaya tidak susah

Jpeg

TERONG KUNING/ TERONG TELUNJUK

Baru tau kalo ternyata ada terong yg berwarna kuning setelah ngintip facebooknya temen, karna sepengetahuanku terong warnanya cuma ungu, ijo dan putih kalaupun ada yg berwarna kuning bentuknya bulat dan berasa asam atau oleh orang kalimantan disebut juga terong asam.

Awalnya sih sama sekali tidak tertarik untuk menanam terong ini yg dilirik pertama bibit cabe berbentuk unik yaitu peter peper. Mempertimbangkan ongkos kirim spy murah ditambahkanlah bibit terong ini sekalian menuntaskan rasa penasaran, sama rasanya..

Ternyata nanamnya nggak susah dari sekian banyak yg disemai rata-rata hidup semua sampai – sampai sebagian saya bagikan ketetangga dan teman tujuannya biar mereka tertular samangat menanam spt saya :). Seiring perjalanan waktu…ternyata pohon terongnya terserang kutu putih tertular dari pohon kamboja tetangga sebelah rumah. Mulai deh melakukan misi penyelamatan. Daun-daun yg terserang kutu putih dipangkas. Supaya tidak tertular lagi terongnya saya pindah ke halaman belakang rumah.

Ternyata misi berhasil…daun-daun sehat mulai bermunculan. Dan tak lama berselang  bunga kecil berwarna ungu.

DSC00706

Wuih…nggak lama lagi bakal bisa panen terong. Ternyata perkiraan saya salah saudara-saudara. Bunganya layu setelah sempat berkembang sebentar. Apa yg salah ya…hmmm coba dikasih kotoran kambing, siapa tau kurang pupuk. Ternyata hasilnya tetep sama….bunga jatuh sebelum menghasilkan buah.

Asem benar, masak sudah nanem sekian lama nggak nikmati hasil.  Saya pangkas lagi daun-daunnya sambil saya bisikan ancaman. Kalo sampai bulan depan saya nggak ngeliat buah, nggak hanya daun yg saya pangkas tapi kamu langsung saya buang. Hoo…ho….ternyata ancaman saya berhasil…

  Jpeg

Jpeg